Chapter 9 of 18
BAB 9 — Titik Evolusi
1.1k words
Pertarungan di kejauhan akhirnya berakhir.
Iron Boar yang sebelumnya dikepung tiga Tamer jatuh setelah beberapa serangan terakhir.
Kaiser tetap bersembunyi di balik pepohonan.
Ia tidak ikut campur.
Bukan karena takut.
Ia hanya sadar bahwa ikut bertarung melawan monster Level 5 dengan kemampuan mereka saat ini adalah tindakan bodoh.
Kaiser masih Level 3.
Nox juga Level 3.
Perbedaan dua level mungkin terdengar kecil.
Tetapi dalam pertarungan nyata, Kaiser sudah merasakan sendiri betapa berbahayanya satu kesalahan.
Ia melihat ketiga Tamer itu mengambil sesuatu dari tubuh Iron Boar.
Kristal.
Kaiser memperhatikan bentuknya.
“Jadi itu juga bisa didapat dari monster.”
Ia menyimpan informasi tersebut di kepalanya.
Kemudian mundur perlahan.
“Nox.”
Shadow Hound menoleh.
“Kita pergi.”
Mereka meninggalkan bukit sebelum ketiga Tamer itu menyadari keberadaan mereka.
Perjalanan kembali berlangsung cukup lama.
Kaiser tidak langsung pulang.
Ia masih membutuhkan dua level.
Dan sekarang ia sudah mengetahui bahwa area di sekitar bukit memiliki monster dengan level yang lebih tinggi.
Namun ia juga sadar bahwa semakin tinggi level monster—
semakin besar risikonya.
Kaiser membuka Panel.
[Misi Utama: Langkah Pertama]
Progress: Level 3 / 5
Ia menatap tulisan itu.
“Dua lagi.”
Kemudian sebuah petunjuk muncul.
[Petunjuk]
Aktivitas monster terdeteksi di wilayah utara.
Rekomendasi tingkat ancaman: Sesuai.
Kaiser tersenyum.
“Lu mulai ngerti cara ngomong sama gua.”
Panel tidak menjawab.
“Ya udah.”
Kaiser berjalan ke utara.
Nox mengikuti.
Wilayah utara ternyata berupa hutan kecil yang dipenuhi pohon-pohon pendek.
Tidak terlalu lebat.
Namun cukup untuk menyembunyikan monster.
Kaiser bergerak perlahan.
Ia tidak ingin disergap seperti sebelumnya.
Nox berjalan beberapa meter di depan.
Telinganya bergerak setiap kali mendengar suara aneh.
Kaiser mulai menyadari sesuatu.
Sejak mereka bertarung bersama beberapa kali—
Nox tidak lagi bergerak sembarangan.
Monster itu mulai memahami kebiasaannya.
Begitu Kaiser berhenti—
Nox berhenti.
Begitu Kaiser bergerak ke kiri—
Nox mulai mencari sisi kanan.
Mereka belum pernah membicarakannya.
Tetapi mereka mulai memahami satu sama lain.
Kaiser tersenyum kecil.
“Lumayan.”
Nox menoleh.
“Lu mulai ngerti.”
Nox kembali berjalan.
Kaiser mengikuti.
Beberapa menit kemudian—
dua monster muncul.
Seekor Rock Rat dan seekor Thorn Rabbit.
Kaiser membuka Panel.
Level mereka masing-masing 2.
“Dua sekaligus.”
Kaiser mengeluarkan pisaunya.
“Nox.”
Shadow Hound merendahkan tubuh.
“Yang kelinci buat lu.”
Nox langsung melesat.
Kaiser menghadapi Rock Rat.
Pertarungan berlangsung cepat.
Rock Rat menyerang dengan giginya.
Kaiser menghindar.
Ia tidak lagi bergerak panik seperti sebelumnya.
Ia menunggu.
Mengamati.
Kemudian menyerang ketika celah muncul.
Beberapa saat kemudian—
Rock Rat jatuh.
[Monster dikalahkan.]
[Level EXP diperoleh.]
Kaiser membuka status.
Level: 4
“Sekali lagi.”
Di sisi lain, Nox juga berhasil mengalahkan Thorn Rabbit.
Level: 4
Kaiser melihat Nox.
“Bagus.”
Nox berdiri dengan bangga.
Kaiser menunjuk dirinya.
“Jangan sok hebat. Gua juga menang.”
Nox memalingkan wajah.
“...Lu makin tengil.”
Kaiser berjalan mendekat.
Namun tiba-tiba—
Panel muncul.
[Sinkronisasi Tamer–Monster meningkat.]
Kaiser berhenti.
Ia membaca tulisan itu.
“Sinkronisasi?”
Tidak ada penjelasan lebih lanjut.
Ia membuka informasi Nox.
Tidak ada perubahan.
Kaiser menggaruk kepala.
“Lu emang suka bikin penasaran.”
Mereka melanjutkan perjalanan.
Matahari mulai condong ke barat ketika mereka menemukan sekumpulan monster kecil.
Tidak terlalu kuat.
Tetapi cukup banyak.
Kaiser mengamati dari kejauhan.
Ada lima.
Level 2 hingga 3.
Ia tersenyum.
“Nox.”
Shadow Hound menoleh.
“Kita habisin satu-satu.”
Pertarungan dimulai.
Kaiser menarik perhatian dua monster.
Nox menyerang dari bayangan.
Mereka bergerak tanpa banyak komunikasi.
Satu monster jatuh.
Kemudian yang kedua.
Yang ketiga mencoba menyerang Nox dari belakang.
Kaiser melihatnya.
“Belakang!”
Nox langsung menunduk.
Kaiser melempar pisau.
Pisau itu tidak mengenai tubuh monster.
Namun cukup untuk mengalihkan perhatiannya.
Nox menyerang.
Monster itu jatuh.
Pertarungan selesai.
Panel muncul.
[Level EXP diperoleh.]
Kaiser membuka status.
Level: 5
Ia terdiam.
Kemudian tertawa kecil.
“...Akhirnya.”
Di sampingnya, cahaya mulai muncul.
Nox juga naik ke Level 5.
Kaiser membuka status Nox.
[Contract Monster]
Nama: Nox
Spesies: Shadow Hound
Jenis: Beast
Atribut: Shadow
Level: 5
Rarity: Cammeon
Kaiser tersenyum.
“Kita sampai.”
Namun sebelum ia menutup Panel—
layar tiba-tiba berubah.
Cahaya biru muncul di sekitar tubuh Nox.
[Evolution Point Reached.]
Kaiser membeku.
“Evolusi?”
Nox mulai menggeram.
Tubuhnya bergetar.
Kaiser mundur satu langkah.
Panel kembali berubah.
[Hidden Evolution Detection activated.]
Kaiser terdiam.
Kemudian muncul informasi baru.
[Contract Monster: Nox]
Current Species: Shadow Hound
Current Rarity: Cammeon
Current Level: 5
Potential: B
Kaiser membelalakkan mata.
“Potential?”
Ia belum pernah melihat informasi itu sebelumnya.
Kemudian baris berikutnya muncul.
[Hidden Evolution Route Detected.]
Evolution: Duskfang Wolf
Rarity: Rare
Kaiser membaca informasi tersebut perlahan.
“Duskfang Wolf...”
Ia melihat Nox.
Tubuh Shadow Hound itu mulai diselimuti bayangan.
Kaiser membuka bagian persyaratan.
[Evolution Requirement]
Level: 5 — Met
Evolution Crystal: Shadow — Rare
Bond: Tidak wajib
Kaiser terdiam.
“Jadi kita butuh kristal.”
Ia langsung mengerti masalahnya.
Mereka tidak memilikinya.
Kaiser menghela napas.
“Berarti belum bisa.”
Namun Panel kembali berubah.
[Alternative Evolution Route Detected.]
Kaiser mengerutkan kening.
“Apalagi sekarang?”
Informasi muncul.
[Alternative Requirement]
Bond Tamer–Monster: Tinggi
Kaiser menatap Nox.
Nox menatap balik.
Beberapa detik mereka hanya diam.
Kaiser kemudian tersenyum.
“Jadi ada cara lain.”
Ia tidak tahu seberapa tinggi bond yang dibutuhkan.
Namun satu hal sudah jelas.
Mereka tidak perlu langsung mencari kristal.
Mereka sudah memiliki sesuatu yang lain.
Kepercayaan.
Kaiser berjongkok di depan Nox.
“Lu masih mau ikut gua?”
Nox menatapnya.
Tidak mundur.
Tidak menggeram.
Ia justru mendekat.
Kaiser mengusap kepalanya.
“Ya udah.”
Bayangan mulai memenuhi tubuh Nox.
[Alternative Evolution Requirement approaching completion.]
Kaiser membeku.
Kemudian—
cahaya hitam meledak dari tubuh Nox.
Angin berputar di sekitar mereka.
Kaiser menutup wajah dengan lengannya.
“WOAH!”
Tubuh Nox membesar.
Kaki-kakinya menjadi lebih panjang.
Bulu hitamnya berubah menjadi lebih tebal.
Beberapa bagian tubuhnya memiliki garis tipis berwarna abu-abu gelap yang tampak seperti cahaya senja.
Taringnya tumbuh.
Bayangan mengelilingi tubuhnya seperti kabut.
Kemudian semuanya berhenti.
Nox berdiri di depan Kaiser.
Bukan lagi Shadow Hound.
Kaiser menatapnya.
Panel muncul.
[Evolution Successful.]
[Contract Monster]
Nama: Nox
Spesies: Duskfang Wolf
Jenis: Beast
Atribut: Shadow
Level: 5
Rarity: Rare
Potential: B
Kaiser tidak langsung berkata apa-apa.
Ia berjalan mengitari Nox.
Melihat tubuhnya.
Kakinya.
Taringnya.
Kemudian wajahnya.
Nox menatap balik.
Kaiser mengangguk.
“...Keren.”
Nox menggeram pelan.
Kaiser tersenyum.
“Jangan besar kepala.”
Ia membuka informasi kemampuan.
[Abilities]
Dusk Step
Shadow Fang
Night Sense
Kaiser membaca satu per satu.
Matanya semakin berbinar.
“Jadi ini hasil evolusi.”
Ia mengepalkan tangan.
“Bagus.”
Untuk pertama kalinya sejak Awakening—
Kaiser merasa mereka benar-benar mulai memiliki tempat di dunia para Tamer.
Namun ia belum tahu—
bahwa evolusi Nox baru saja menciptakan sesuatu yang jauh lebih penting daripada sekadar kekuatan.
Sebuah jejak.
Jejak yang suatu hari akan terlihat oleh seseorang dari pemerintah.
Dan ketika orang itu melihatnya—
Kaiser tidak akan lagi bisa bersembunyi sebagai anak dari daerah kumuh.
Karena sekarang—
ia memiliki sesuatu yang cukup langka untuk membuat dunia mulai memperhatikannya.
Duskfang Wolf.
Level 5.
Rare.
Dan di balik semua itu—
sebuah Mission System yang masih menyimpan banyak arah yang belum Kaiser ketahui.