Chapter 3 of 18
BAB 3 — Kebangkitan
707 words
Cahaya dari kristal retak itu semakin terang.
Kaiser memejamkan mata.
Untuk sesaat, seluruh suara di sekelilingnya menghilang.
Tidak ada suara angin.
Tidak ada suara monster.
Tidak ada suara kota dari kejauhan.
Hanya keheningan.
Lalu—
[Awakening dimulai.]
Sebuah sensasi aneh mengalir ke seluruh tubuh Kaiser.
Bukan rasa sakit.
Lebih seperti sesuatu yang selama ini tertidur akhirnya membuka mata.
Jantungnya berdetak lebih keras.
DUG.
DUG.
DUG.
Kaiser membuka matanya.
Dunia terlihat berbeda.
Ia bisa melihat sesuatu yang sebelumnya tidak pernah ia sadari.
Energi tipis bergerak di udara.
Sangat samar.
Namun nyata.
“Apa... ini?”
Sebuah panel transparan muncul di hadapannya.
Tidak menempel pada benda apa pun.
Hanya melayang di udara.
Kaiser mengulurkan tangan.
Jarinya melewati permukaan panel.
[Tamer Panel berhasil diaktifkan.]
Kaiser terdiam.
“Tamer...?”
Ia pernah mendengar kata itu berkali-kali.
Semua orang tahu tentang Tamer.
Orang-orang yang mampu membuat kontrak dengan monster.
Orang-orang yang bertarung di luar tembok.
Orang-orang yang mendapatkan perlindungan khusus dari pemerintah.
Orang-orang yang hidupnya jauh berbeda dari Kaiser.
Tapi selama ini, dunia Tamer terasa seperti sesuatu yang sangat jauh.
Sekarang...
panel itu berada tepat di depannya.
[Identitas pengguna dikonfirmasi.]
[Nama: Kaiser]
[Usia: 16]
[Status: Tamer]
Kaiser menatap tulisan tersebut.
“...Gue jadi Tamer?”
Monster di depannya tiba-tiba bergerak.
Kaiser langsung tersadar.
“Ah.”
Ia mundur.
Monster itu menerjang.
Kaiser mengangkat tangannya secara refleks.
Sesuatu muncul di depan tubuhnya.
WHUM!
Sebuah lapisan energi transparan menahan serangan monster.
Kaiser terdorong beberapa langkah.
Matanya melebar.
“...Apa lagi ini?”
Panel kembali muncul.
[Energy Barrier telah terbentuk.]
[Kemampuan dasar Tamer berhasil diperoleh.]
Kaiser menatap tangannya.
Kemudian menatap monster.
Untuk pertama kalinya...
dia tidak langsung merasa harus lari.
Bukan karena dia sudah menjadi kuat.
Dia masih sama.
Masih hanya seorang anak dari daerah kumuh.
Masih hanya memiliki pisau pendek.
Namun sekarang ada sesuatu yang berbeda.
Ia memiliki kesempatan.
Monster itu menggeram dan kembali bersiap menyerang.
Kaiser menggenggam tangannya.
“Kalau begitu...”
Matanya bergerak menuju makhluk di depannya.
“Coba lagi.”
Monster menerjang.
Kaiser mengangkat Barrier.
BRAK!
Benturan membuat lengannya mati rasa.
Barrier itu bergetar hebat.
“Gila... sakit juga.”
Ia hampir kehilangan keseimbangan.
Monster kembali menyerang.
Kaiser menghindar ke samping.
Kali ini ia melihat sesuatu.
Bayangan monster tersebut.
Bayangannya bergerak mengikuti tubuhnya.
Kaiser tiba-tiba merasa ada sesuatu yang menarik perhatiannya.
Sebuah suara muncul di kepalanya.
[Kemampuan khusus terdeteksi.]
Kaiser membeku.
[Innate Ability terbangun.]
[Fusion]
Kaiser menatap panel.
“Fusion...?”
Informasi berikutnya muncul.
[Kemampuan ini memungkinkan pengguna menggabungkan dirinya dengan monster yang memiliki kontrak.]
Kaiser bahkan belum memahami artinya.
“Kontrak?”
Panel berubah.
[Tidak terdapat kontrak monster.]
Kaiser menatap monster di depannya.
Monster itu terluka.
Salah satu kaki belakangnya pincang.
Napasnya berat.
Kaiser menyadari sesuatu.
Monster itu sebenarnya tidak sedang memburunya karena ingin membunuh.
Ia juga sedang bertahan hidup.
Kaiser perlahan menurunkan tangannya.
Monster itu menggeram.
Kaiser tidak maju.
Tidak menyerang.
Hanya berdiri.
“Lu juga lagi susah, ya?”
Monster itu tetap mengawasinya.
Kaiser tersenyum tipis.
“Gue juga.”
Beberapa detik berlalu.
Kemudian Kaiser melihat panel.
Ada satu pilihan baru.
[Monster berada dalam kondisi yang memungkinkan kontrak.]
[Ajukan Kontrak?]
[Ya / Tidak]
Kaiser menatap pilihan itu.
Lalu menatap monster di depannya.
“Kalau gue gagal...”
Ia melirik jalan menuju kota.
“...gue mungkin mati.”
Tatapannya kembali kepada monster tersebut.
“Tapi kalau berhasil...”
Kaiser mengulurkan tangannya.
“...kita bisa keluar dari sini bersama.”
Monster itu menatap tangan Kaiser.
Tidak langsung mendekat.
Tidak langsung menerima.
Kaiser tetap diam.
Tidak memaksa.
Beberapa detik kemudian—
makhluk itu perlahan melangkah maju.
Satu langkah.
Kemudian satu lagi.
Kaiser menahan napas.
Monster itu berhenti tepat di hadapannya.
Panel kembali menyala.
[Monster bersedia menerima kontrak.]
Kaiser tersenyum kecil.
“...Bagus.”
Tangannya menyentuh kepala monster tersebut.
[Kontrak dimulai.]
Cahaya gelap menyelimuti tubuh mereka.
[Kontrak berhasil.]
[Monster terikat kepada Tamer Kaiser.]
Dan untuk pertama kalinya dalam hidupnya—
Kaiser tidak lagi sendirian.
Namun panel itu belum selesai.
Sebuah tulisan baru muncul.
Berbeda dari informasi sebelumnya.
Warnanya sedikit lebih gelap.
[Anomali terdeteksi.]
[Awakening pengguna tidak sesuai dengan pola normal.]
Kaiser mengerutkan kening.
“...Hah?”
Sebelum ia sempat membaca lebih jauh, tulisan itu menghilang.
Digantikan oleh satu kalimat.
[Selamat datang, Tamer Kaiser.]
Kaiser menatap monster di sampingnya.
Makhluk itu mengangkat kepalanya.
Untuk sementara, Kaiser belum tahu bahwa monster kecil yang baru saja menerima kontraknya akan menjadi awal dari perjalanan yang jauh lebih besar daripada yang pernah ia bayangkan.
Dan ia juga belum tahu—
bahwa kekuatan Fusion yang baru saja terbangun di dalam dirinya bukanlah sesuatu yang biasa dimiliki seorang Tamer.