Chapter 9 of 36

Chapter 9 — Rival Pursuit

601 words

Leo menatap layar peringatan itu tanpa berkedip. > ARCANA GUARD ACTIVE IN SECTOR 4 IMMEDIATE PROXIMITY TO FORMER ECLIPSE ACADEMY LIBRARY “Serius...?” Ia langsung berdiri. Baru beberapa menit lalu ia menemukan lokasi yang kemungkinan besar berkaitan dengan glyph. Sekarang Arcana Guard sudah berada di sana. Leo mengumpat pelan. “Kenapa harus sekarang...” Ia mengambil topengnya dan mengenakannya. Dalam hitungan detik, Leo Sterling kembali menghilang. Yang tersisa hanyalah Phantom Cipher. --- Phantom melompat dari atap gedung. Bayangannya menyebar di bawah kakinya. Tubuhnya bergerak cepat melewati gang-gang sempit Sector 4. Biasanya ia akan berhenti sejenak untuk mengamati situasi. Malam ini tidak. Ia tidak punya waktu. Kalau Arcana Guard menemukan sesuatu di perpustakaan lebih dulu, satu-satunya petunjuk yang ia miliki mungkin akan hilang. Phantom mendarat di sebuah bangunan rendah. Tanpa berhenti, ia melompat lagi. Gedung demi gedung dilewati. Jarak menuju Eclipse Academy semakin dekat. Namun pikirannya justru semakin ramai. Kenapa Arcana Guard ada di sana? Apakah mereka juga mengetahui tentang glyph? Atau mereka memang sedang mencari sesuatu yang lain? Kalau mereka sudah mengetahui keberadaan perpustakaan itu sejak awal, mengapa? Dan yang paling penting— apa yang sebenarnya mereka cari? Phantom mengepalkan tangan. “Jangan sampai mereka mengambilnya dulu.” Ia mempercepat langkah. --- Beberapa blok dari perpustakaan, cahaya kendaraan Arcana Guard mulai terlihat. Phantom berhenti di atas sebuah gedung. Di bawahnya, beberapa kendaraan hitam berhenti di depan kompleks tua. Personel Arcana Guard turun satu per satu. Mereka membawa perlengkapan pendeteksi Arcana. Phantom mengamati dari kejauhan. Jumlah mereka lebih banyak dari perkiraannya. “Valerius benar-benar serius.” Salah satu petugas mengangkat alat pemindai. “Tidak ada aktivitas besar dari luar.” “Periksa seluruh perimeter.” “Dimengerti.” Phantom menghela napas. Kalau ia masuk melalui pintu utama, kemungkinan besar dia akan terlihat. Ia menoleh ke bangunan tua di belakang kompleks. Dindingnya sudah retak. Sebagian tertutup tanaman liar. Namun bagi Phantom, itu bukan masalah. Bayangan di sekitar tubuhnya bergerak. Ia menyentuh dinding. Tubuhnya perlahan menjadi gelap. Lalu— Fsssh. Ia menembus dinding. Tidak ada suara. Tidak ada jejak. Phantom muncul di sisi lain. Ia berada di koridor tua yang dipenuhi debu. Eclipse Academy. Aroma buku tua dan kayu lembap memenuhi udara. Ia berhenti sebentar. Tempat ini terasa sama seperti yang ia lihat dalam visinya. Rak-rak tua. Jendela tinggi. Lorong panjang. Semuanya cocok. “Jadi ini benar-benar tempatnya...” Ia bergerak lebih dalam. Namun sebelum mencapai perpustakaan— Krrr... Suara komunikasi terdengar dari sebuah ruangan di dekatnya. Phantom langsung berhenti. Ia menempelkan tubuhnya di balik dinding. Suara seorang anggota Arcana Guard terdengar samar. “Tim satu sudah masuk.” “Bagaimana dengan area utama?” “Masih dalam pemeriksaan.” Kemudian suara lain masuk. Lebih berat. Lebih tegas. Phantom langsung mengenalinya. Valerius. “Jangan buang waktu. Prioritaskan ruang perpustakaan.” Phantom menyipitkan mata. Perintah berikutnya terdengar jelas. “Pastikan tidak ada yang menyentuh target sebelum diamankan.” Phantom membeku. Target? Apa yang mereka cari? Ia mendekat sedikit. Kemudian suara operator terdengar lagi. “Commander, apakah target sudah teridentifikasi?” Hening beberapa detik. Lalu Valerius menjawab. “Belum sepenuhnya.” Phantom menahan napas. “Tapi berdasarkan catatan lama, kemungkinan besar benda itu masih berada di dalam perpustakaan.” Benda? Phantom menatap lorong di depannya. Jadi Arcana Guard bukan mencari seseorang. Mereka mencari sesuatu. Sesuatu yang sudah ada di sana sejak lama. Dan entah kenapa— glyph telah membawanya ke tempat yang sama. Phantom hendak bergerak ketika komunikasi kembali berbunyi. Kali ini suara Valerius terdengar lebih jelas. > “Valerius confirms primary target appears to be... a relic. Secure at all costs.” Phantom terdiam. Relic. Sebuah benda peninggalan. Tetapi kalau memang hanya sebuah relic biasa... kenapa Arcana Guard mengerahkan sebanyak ini? Dan mengapa Arcana Leo sendiri bereaksi terhadap glyph yang mengarah ke tempat ini? Phantom menatap pintu menuju perpustakaan. Untuk pertama kalinya, ia mulai bertanya-tanya— apa yang sebenarnya sedang disembunyikan Eclipse Academy

End of Chapter 9