Chapter 14 of 25

Chapter 14: Anugerah Penyamaran Sistem

737 words

Udara malam terasa dingin setelah Xiulan pergi, namun kulit Yuchen masih merona panas. Sentuhan jemari Permaisuri yang lembut, bisikannya yang sarat janji dan bahaya, semua berputar dalam benaknya. Sebuah kilatan hasrat melintas di mata indahnya, bahkan di tengah ketakutan yang mencekam. Yuchen tahu, ia harus bergerak cepat. Xiulan dalam bahaya, dan hasrat mereka, meskipun berbahaya, adalah kunci untuk melindunginya. Nafasnya tercekat memikirkan Kaisar. Kecurigaan Kaisar akan menjadi pedang yang menusuk setiap sudut istana, mengintai setiap bayangan. Xiulan adalah target utama. Yuchen bisa merasakan kegelisahan Permaisuri, ketakutan yang tidak bisa ia sembunyikan sepenuhnya. Ia butuh lebih dari sekadar sentuhan singkat di taman. Ia butuh akses. Akses tanpa jejak, tanpa risiko. Jika ia ingin melindungi Xiulan, ia harus bisa mendekatinya kapan pun ia mau, di mana pun ia berada. Jantungnya berdebar kencang memikirkan potensi bahaya. Jika ketahuan mendekati Permaisuri di tengah kecurigaan Kaisar, itu adalah hukuman mati. Bukan hanya untuknya, tetapi mungkin juga untuk Xiulan. Namun, pemikiran untuk meninggalkan Xiulan sendirian dalam ketakutan itu jauh lebih menakutkan. Ia sudah terlalu jauh. Sentuhan mereka, bisikan mereka, gairah yang mulai menyala di antara mereka—semua itu mengikatnya erat. Sebuah misi penting. Sistem telah memberinya misi untuk memuaskan Permaisuri, untuk menaklukkan setiap wanita di istana ini. Bagaimana ia bisa melakukannya jika Permaisuri terancam, terkunci dalam kamar, atau bahkan... lebih buruk? Ia harus menemukan jalan. Harus ada cara. Benaknya terus berputar, mencari celah, memikirkan setiap sudut istana. Setiap pengawal, setiap pelayan, setiap bayangan. Istana ini adalah labirin intrik, dan ia hanyalah anak angkat tanpa kekuatan formal. Hanya pesonanya, dan tentu saja, anugerah dari Sistem. 'Anak Angkat, Permaisuri dalam bahaya.' Sebuah suara tiba-tiba bergema dalam benaknya, suara Sistem yang familiar namun kini terdengar lebih serius. 'Misi utama terancam. Akses langsung sangat dibutuhkan untuk perlindungan dan kemajuan misi.' Yuchen menekan dahinya. Ia sudah tahu itu. Ia sudah memikirkan itu. Tapi apa solusinya? Apakah Sistem punya solusi ajaib? 'Sistem mengidentifikasi risiko tinggi untuk interaksi langsung,' lanjut suara itu. 'Untuk menjamin kelangsungan misi dan keselamatan Permaisuri, Sistem menawarkan Anugerah Penyamaran.' Matanya membelalak. Anugerah Penyamaran? Suatu hal yang bisa membuatnya tak terdeteksi? Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Ini adalah persis apa yang ia butuhkan. Sebuah senyum tipis mulai merekah di bibirnya, meskipun hatinya masih berdebar kencang. 'Anugerah Penyamaran: memungkinkan pengguna tidak terdeteksi oleh siapapun di istana selama beberapa jam. Durasi: 3 jam. Biaya: 500 Poin Sistem. Tersedia sekarang.' Poin Sistem. Yuchen memeriksa panelnya. Ia punya cukup. Jauh lebih dari cukup. Kegembiraan meluap dalam dirinya, membasuh kegelisahan yang tadi menguasainya. Ini dia. Ini adalah kesempatan emas. Sebuah jalan keluar yang sempurna dari dilema yang mencekamnya. Dengan anugerah ini, ia bisa mendekati Xiulan tanpa risiko ketahuan, bahkan oleh Kaisar sekalipun. Namun, sedikit kegelisahan masih tersisa. Tidak terdeteksi oleh siapapun? Itu terdengar terlalu kuat, terlalu sempurna. Apa ada efek samping? Apa ada batasan yang tidak disebutkan? Sistem biasanya tidak memberikan sesuatu secara gratis, atau tanpa syarat. Tapi kali ini, taruhannya terlalu tinggi untuk tidak mengambil risiko. Keselamatan Xiulan, dan kemajuan misinya, bergantung padanya. Memikirkan Xiulan yang gemetar di taman, bisikan ketakutannya, dan harapan di matanya saat ia meminta bantuan, Yuchen tahu ia tidak punya pilihan. Ia harus mengambil anugerah ini. Ini adalah satu-satunya cara untuk membuktikan dirinya, untuk melindungi wanita yang telah membangkitkan gairah terdalamnya, dan untuk memenuhi takdirnya sebagai anak angkat Permaisuri. Ia membayangkan wajah Xiulan yang cantik, bibirnya yang penuh, tubuhnya yang lembut di bawah sentuhannya. Anugerah ini bukan hanya untuk melindungi, tapi juga untuk mendekap. Untuk menembus setiap penghalang, setiap tembok yang memisahkan mereka. Bayangan kontolnya yang tebal, berurat, dan panjang 25 cm menembus kehangatan Permaisuri, membuatnya menjerit orgasme beruntun, memenuhi benaknya. Ini adalah janji yang harus ia penuhi. 'Konfirmasi penggunaan Anugerah Penyamaran?' Suara Sistem kembali, seolah membaca pikirannya. 'Konfirmasi!' jawab Yuchen tanpa ragu. Suaranya penuh tekad, kegembiraan, dan sedikit rasa takut akan hal yang tidak diketahui. Ini adalah langkah berani, mungkin langkah paling berani yang pernah ia ambil sejak ia tiba di istana ini. Tapi demi Xiulan, demi misinya, demi hasratnya, ia akan melakukannya. Perasaan aneh menjalar di sekujur tubuhnya. Bukan rasa sakit, bukan rasa dingin, melainkan seperti gelombang energi murni yang menyelimutinya. Otot-ototnya terasa rileks, seolah gravitasi telah sedikit berkurang. Sebuah sensasi ringan yang luar biasa. Ia mengedipkan mata. Tidak ada yang berubah di sekitarnya, namun ia merasa berbeda. Lebih… tidak ada. Seolah ia bukan lagi bagian dari dunia fisik ini. Ia mengangkat tangannya, mencoba menyentuh udara, dan rasanya seperti ia bisa menembus apa saja. Sebuah bisikan muncul di benaknya: 'Gunakan ini dengan bijak, Anak Angkat.'

End of Chapter 14

Chapter 14: Chapter 14: Anugerah Penyamaran Sistem - Anak Angkat Permaisuri | Novel AI Studio