
Reputation Summoner in a War-Torn World
By @Eufemio Roldan
Artorious, a calculating strategist from Earth, finds himself transmigrated into Neomir, a war-torn realm where ancient races clash for dominance. Gifted with the unique ability to summon powerful units and upgrade them based on his growing reputation, he must navigate a treacherous landscape riddled with political intrigue and brutal battlefields. As Artorious meticulously builds his forces and influence, he uncovers whispers of a far greater, unseen terror lurking in the void, slowly consuming the very fabric of existence. His survival and the fate of Neomir hinge on his capacity to unite a fractured world against an existential threat, all while his own cynical view of heroism is challenged by the dire stakes at hand. Can one man's reputation save a world destined for oblivion?
11

Menaklukkan menara bersama para pahlawan
By @Muhammad Syarpani
Bumi tidak lagi milik manusia. Ketika menara-menara raksasa milik penjajah alien menembus langit kota modern kita, peradaban runtuh dalam semalam. Ahmad Rijani, seorang pemuda dingin yang selamat dari pembantaian, menemukan dirinya terbangun dengan kemampuan unik: ia adalah seorang Hero Summoner. Berbekal kemampuan memanggil jiwa para pahlawan legendaris sejarah masa lalu, Ahmad harus mendaki setiap lantai menara pemangsa ini demi merebut kembali rumahnya. Di dunia baru di mana kekuatan bertambah kuat seiring tingginya lantai yang ditaklukkan, Ahmad tidak bertarung demi keadilan; ia bertarung demi kelangsungan hidup. Namun, setiap pahlawan yang ia panggil menuntut bayaran emosional, dan alien di puncak menara memiliki rencana yang jauh lebih mengerikan daripada sekadar invasi fisik. Ahmad harus memimpin pasukan rohnya melewati perangkap mematikan, mengorbankan kemanusiaannya sendiri demi menjadi monster yang cukup kuat untuk membantai para penjajah.
5

Menaklukkan menara bersama para pahlawan
By @Muhammad Syarpani
Ketika Bumi diinvasi oleh entitas alien kejam yang mendirikan menara raksasa pemanen jiwa, kemanusiaan berada di ambang kepunahan. Di tengah kekacauan ini, Ahmad Rijani, seorang pemuda yang dingin dan selalu memperhitungkan untung-rugi, membangkitkan kemampuan terlarang: Hero Summoner. Dengan kekuatan untuk memanggil jiwa para pahlawan legendaris sejarah, Ahmad melangkah masuk ke dalam menara demi merebut kembali masa depan Bumi. Namun, menara ini bukanlah sekadar tumpukan batu; setiap lantai memiliki ekosistem mematikan dan kekuatan alien yang terus berevolusi semakin kuat. Ahmad harus menavigasi konspirasi antariksa, memimpin sekutu mitisnya, dan mendaki setiap lantai menara yang menjanjikan peningkatan kekuatan mutlak bagi mereka yang bertahan. Taruhannya bukan hanya kelangsungan hidup umat manusia, melainkan juga menjaga kemanusiaan Ahmad sendiri yang perlahan terkikis oleh obsesinya akan efisiensi mutlak. Di dunia yang runtuh ini, apakah kalkulasi matematis Ahmad cukup untuk menaklukkan puncak menara, ataukah dia akan kehilangan jiwanya sendiri dalam prosesnya?
3